Langsung ke konten utama

Memujamu

Aku mencintaimu dengan lembut melalui kata yang tak pernah mampu dikeluarkan oleh bayi kepada ibunya

Aku mendambamu seperti semut mendamba dan mengejar gula

Aku mengecup harapan seperti serangga yang mampir dan mengecup benang sari sehingga ia bertemu dengan putik

Aku menabur benih harapan seperti petani menanam deretan padi di sawah

Aku membuka pintu seperti menanti paket pesanan yang sudah lama kunanti 

Aku menikmati waktu bersamamu seolah tak ingin kubiarkan detik memakan menit yang menjadikannya berkurang durasi waktu sehari

Aku hampir saja membiarkan mataku memerah sebab tak ingin diganggu oleh kedipan meski hanya sepersekian detik

Aku puja tuturmu yang mengalahkan egoku

Aku puja lembutnya sikapmu seperti bulir kapas yang jatuh perlahan dari pohonnya

Aku puja sabarmu seperti harapan sembuh terhadap luka yang membara

Aku tak perlu membuat rotasi baru hanya untuk menemuimu di satu titik karena semenjak saat itu pikiranku hanya berotasi pada poros yang kunamai dengan keberadaanmu

Kurangkai kataku untuk melihatmu tersenyum meski kau hanya tersipu

Aku tahu tatapan yang kita lakukan adalah bentuk komunikasi dan yang aku ingin hanya kita yang paham itu

Keegoisan ini membuatku tak mampu melihat keindahan lain selain kau

Tak peduli jika aku yang nantinya harus pergi lebih dulu

Sebelum aku harus berpisah denganmu, biarkan kucumbu lembut kebaikanmu dengan ketulusanku yang kuserahkan hanya padamu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dukamu Malam Ini

Ku lihat dirimu terpaku Malu sejadi-jadinya Tak pernah sedikitpun terbesit di pikirmu Dia akan berlaku seperti itu Apa memang ini definisi salah menilai dengan baik? Percuma kau ucap bahwa dia one of your one call away Percuma kau anggap dia tier satu Nyatanya semua selalu tentangnya Berjam-jam kau termangu berpikir mengapa rasanya sesakit itu Padahal kau sudah mengenalnya Malam hari ini, kau alihkan pikir dan sedihmu Tapi sepulangnya, kau masih mencari jawaban Bahkan kau alihkan berbincang dengan teman yang kau anggap pria Setelah perbincangan itu usai, bukan hiburan yang kau dapat Justru, kenyataan yang berlawanan dengan nilaimu Kejujuran yang juga menambah perih Akhirnya malam ini kau tersudut Di sebuah ruang kecil beruukuran 2,5 x 2,5 m Di atas kasur yang sama hitamnya dengan perasaanmu Dihiasi hening yang lebih kencang daripada suara papan ketik di laptopmu Setelah sekian lama, dirimu tidak berkata-kata Akhirnya malam ini kau kembali Dengan segala kerumitan yang mengacacu pikirmu ...

Dampak Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika Terhadap Aspek Kehidupan

Dampak Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika  Terhadap Aspek Kehidupan Disusun Oleh: {          Diajeng Anjarsari Rahmadhani {          Kezia Grace Monica {          Kresna Dwiki Ramadhana {          Rashif Imaduddin Lukman KATA PENGANTAR Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmatnya sehingga kami dari Kelompok 1 dapat menyelesaikan makalah mengenai Zat Adiktif dan Psikotropika. Makalah ini kami buat dengan penuh ketelitian dan kami rangkum dari beberapa sumber yang dapat dipercaya.  Makalah ini kami harap dapat bermanfaat bagi pembaca mengingat banyaknya pemanfaat negatif dari zat adiktif dan psikotropika. Dengan adanya makalah ini kami harap kita semua dapat terhindar dari dampak negatif zat adiktif dan psikotropika.Zat adiktif dan psikatrop...

Lesson Learn 2025

Tahun ini rasanya berbeda. Entah kenapa, setelah satu per satu tugas selesai, dan mencoba berencana, ada pelajaran berharga lain dalam bentuk yang mungkin tidak disenangi oleh kebanyakan manusia. Merasa sukar sekaligus mendapatkan pelajaran baru. Kalau ada beberapa hal yang bisa ditulis sebagai hasil pembelajaran dan perubahan internal, berikut daftarnya. Kewajiban bukan sekedar terhadap lingkungan, tugas, atau orang lain, tetapi juga terhadap fisik dan jiwa sendiri karena semua hanya dipinjamkan dan dititipkan Mencintai diri sendiri bukan sekedar mengejar durasi olahraga, tapi juga memberikan istirahat yang adil dan makanan bernutrisi Akal bisa merasa mampu dan digas terus, hanya saja butuh kebijaksanaan Stress ada yang tidak terasa, tapi tubuh lebih peka menyimpan hingga bisa berubah menjadi wujud lain Niat memperbaiki untuk sehat bukan sekedar usaha sendiri, tapi campur tangan Tuhan juga, setidaknya dengan adanya fibrocystic desease kemarin, dengan segala ceritanya telah membuat...