Langsung ke konten utama

Postingan

Bingung

Dan semua mencari makna pada waktunya Berevolusi pada lintasan yang berbeda Beberapa memilih untuk terus bergerak hingga tidak ada waktu untuk mengingat Beberapa memenuhi waktu mereka dengan bekerja agar tidak ada waktu untuk galau Terkadang merasa sungkan atas kebaikan orang lain Terkadang canggung dan bingung Kita memang tidak pernah bisa mengerti perasaan manusia seutuhnya Tidak dapat menerka, kecuali bertanya Tulisan ini tidak berjudul karena rasanya juga cukup sulit untuk menata Menemukan pola pada pikiran agar dapat diungkap secara gamblang

Kenapa dan Ketakutan

Aku hilang, pada kejadian yang ternyata sudah melukai sejak lama Aku tersadar, bahwa isu kepercayaan ini disebabkan oleh hal ini Aku terlalu naif percaya bahwa cinta dan sayang seharusnya tak melukai Namun, aku salah, ternyata rasa sayang justru memberikan banyak luka Aku menjadi keras,  kecewa, dan tak tahu harus membawa semua ini ke mana Aku ingin membiarkan waktu menjawabnya Mengasingkan diri dari kehadiran pada lingkungan kasih sayang tersebut Namun, sisi lain menolakku untuk melakukannya Aku tidak siap jika harus beradu peran pada hal yang ternyata belum bisa ku ikhlaskan Mungkin keegoisanku teriak ingin dipahami Tapi logikaku ingin menang, tak mau lagi mengalah Meski aku tahu, mereka tidak akan mungkin meminta maaf Seseorang bilang, iyakan saja Karena ini seperti orientasi dengan pasal 3 yaitu kesalahan apapun, kembali ke pasal 1 Aku terlalu vokal sekarang karena diamku kemarin ternyata membuatku lemah Namun, saat suaraku bergema, ternyata tidak ada artinya Aku tidak tahu aka...

DILEMA

Semua hanya perkara niat dan keinginan Seharusnya apa yang ada di dalam kita dapat dikendalikan Bukan seperti rindu yang bisa hadir Semakin ke sini, ada semakin banyak rasa yang tak dapat dijelaskan Hal-hal yang dulu menjadi anti bagiku Kini menjadi sesuatu yang kutahu secara langsung Meski sulit mengatasi badai yang silih berganti Tapi tanpanya aku mungkin tidak pernah mampu belajar Di sini dan entah di mana lagi aku akan mendulang ilmu yang tak tertulis Tentang rasa yang ternyata tidak dapat dibendung  Akhirnya aku pergi untuk melepas dan mencari jawaban Terkait kepastian tentang diriku sendiri

BERSANDIWARA

Tuhan selalu mengajarkanku banyak hal melalui kejadian-kejadian yang mungkin melukai. Entah sudah berapa kali aku hanya bisa memandang dari jauh, berharap balasan, dan mencoba membuat ilusi harapan. Namun, Tuhan memberikan logika yang sangat berfungsi sehingga aku tidak lama terjebak.  Tidak jarang aku pun berteman akrab dengan mereka meski sangat dalam menyimpan rasa hingga tidak diketahui. Bertukar cerita tentang masa depan yang diinginkan atau bahkan mendukung mereka yang sedang berusaha untuk seorang wanita. Jangan tanya kemahiranku dalam bersandiwara untuk itu karena beberapa dari mereka menemukan wanitanya. Semua berkat kesadaranku untuk tidak mengganggu apa yang mereka inginkan, tapi justru membantu mereka menemukan keyakinan. Membantu mereka menemukan apa yang mereka cari. Dalam hal ini, aku memang terlihat menyedihkan. Namun, aku juga merasa lega karena berguna dalam proses mereka walau hanya menjadi pendengar. Memberikan mereka pandangan dari banyak kejadian yang kupelaja...

Tentang Hari Ini

Hari ini, dia terlihat lebih tampan dari biasanya Terlihat lebih profesional dan disiplin waktu karena salah satu atribut yang dikenakannya Hari ini, dia bercerita lebih banyak dari biasanya Dia menyuarakan perasaan dan pikirannya lebih lantang denganku Hari ini, dia bercerita dengan menatap mataku Mataku tanpa ragu menatap dan menanggapi dengan sungguh Hari ini, aku mengerti kenapa dia disenangi Kelembutannya tulus dan caranya memanusiakan manusia terpancar tanpa usaha yang lebih Hari ini, aku sadar mengapa ada penasaran tentangnya Aku menemukan frekuensi yang ternyata serupa tapi tak pernah kami coba selaraskan Hari ini, aku memberi saran untuknya Karena aku tahu dia harus mencari apa yang belum dia temukan pertanyaannya secara jelas Hari ini, aku sadar mengapa aku nyaman dengannya Aku juga sadar meski mungkin bersamanya, tapi ketidakmungkinan lebih besar karena sepertinya logikaku berkata dia tidak seperti yang ku cari Hari ini, aku menemukan kembali Sedikit merasa ada kemungkinan t...

Duka Yang Menemani Hingga Kini

Kali ini tentang aku. Tentang perasaan yang tak pernah tampak dan tak pernah mampu aku jelaskan. Berbagai kata yang terucap dari mulutku rasanya tak pernah bisa menggambarkan betapa pedihnya emosi yang kurasa. Hingga tak jarang tak satu pun mampu memahami maksudku. Dipahami secara dangkal oleh orang yang mendengarnya. Aku membenci perbandingan tapi rasanya emosi dan perasaan yang kurasa tak pernah sepadan untuk dikisahkan kepada sekelilingku yang seolah juga sedang menderita. Aku hanya ingin berbagi derita tapi rasanya tak ada yang memiliki rasa pemahaman yang sama. Kenapa di saat yang sama logikaku selalu mampu mengolok-olok lemahnya perasaan. Di saat yang sama, aku dapat melupakan sedih karena berinteraksi dengan orang lain secara logika hingga akhirnya terpendam. Ia terpendam dalam hingga mulutku tak tahu lagi harus berkata apa. Hingga akhirnya aku bingung untuk bertindak seperti apa. Rasanya aku terlalu sering menilai dini takdir Tuhan hanya karena aku tidak mendapat apa yang biasa...

MEMBANDINGKAN MANUSIA

Manusia bergelut dengan keseharian dan pertanyaan yang sudah berada dalam pikirannya sejak lama. Disadari atau tidak, sebagai manusia, kita sering mengalihkan fokus pada hal-hal yang terlihat lebih umum untuk dibicarakan oleh lingkungan. Kemudian rutinitas itu dapat menyebabkan kita lupa melakukan flashback pada hal-hal yang telah terjadi dan menelisik kembali apa yang sebenarnya diri ini butuhkan dan ingin dibicarakan. Tuhan sudah sangat baik dalam merancang cerita hidup yang berbeda pada setiap manusia ciptaan-Nya. Sebagian dari kita sering mengatakan ini yang terbaik dan itu yang terbaik. Padahal terbaik pada hidup dapat bermakna berbeda. Seorang dosen pernah berkata : "Tidak ada solusi yang terbaik, yang ada adalah solusi yang tepat". Sebagian manusia, harus melewati jalan hidup yang tidak menetap. Bertemu dengan beragam manusia dan tidak satu pun dari mereka yang bertahan dalam pandangan untuk waktu yang lama. Bahkan keluarga pun menjadi sesuatu yang semakin jauh. Saat j...